Posts | Comments

kebanyakan dari kita yang ngeblog, menggunakan forum dan relasi sosial untuk berdiskusi, bertukar pandangan, melakukan interaksi dengan orang dari segala penjuru dunia. beberapa dari kita berinteraksi lebih dari yang lainnya. tentu saja, diskusi secara online kadang-kadang menghasilkan beberapa pertukaran pikiran dengan perantara email. kita mulai merasakan ada sesuatu hubungan yang lebih tinggi. persamaan pandangan, persamaan kepribadian atau situasi kehidupan yang sangat bersahabat, kadang persahabatan ini juga berkembang karena kita mempelajari sesuatu yang baru dari yang lain. belajar sesuatu dari orang lain adalah aspek terbesar dari ngeblog dan “saya” merasa orang-orang ngeblog karena mereka suka bertemu dengan orang-orang yang berfikir dan online earning.

jadi “saya” mengira-ngira beberapa hal tentang gejala ini :

1. apakah persahabatan virtual berbeda dengan persahabatan di dunia nyata bagi anda ? jika ya, jelaskan ?

Oke saya pikir kata-kata dunia nyata tidak sepenuhnya akurat disini karena persahabatan virtual juga merupakan persahabatan di dunia nyata. kecuali, kita tidak bertemu dengan semua teman virtual kita dalam bentuk fisik, makan bersama, dan berlibur bersama. dLL.

2. apakah mungkin mengembangkan ikatan dengan orang-orang secara online karena kadang lebih mudah bertukar pikiran dalam bentuk tulisan?

“saya” berpikir disinilah beberapa isu bertentangan yang menjadikan kita ragu untuk mengekspresikan diri dalam sudut pandang dan pendapat yang jujur jika dikatakan begitu apakah karena faktor ketakutan dinilai buruk atau bahkan dipukuli.

3. dan dari semuanya, saya mengira, apakah kita akan merasakan perasaan yang sama dengan sahabat online kita setelah kita pernah bertemu mereka di dalam bentuk fisik?

atau akankan persepsi yang kita kembangkan ketika membaca kata-kata mereka di dalam layar monitor berubah setelah bertemu? yang terpenting, maukan anda sedikit memastikan apakah yang anda lihat sepenuhnya adalah orang yang berbeda dari gambaran yang tercipta tentang mereka sebelumnya.

7 Comments to “selamat pagi, Teman Virtualku…. hai!!”

  1. Surya Says:

    Saya rasa teman2x virtual baru dapat kita sebut sebagai sahabat setelah kita mengenal mereka lebih baik dari seberapa sering mereka memberi dan menerima. Memberi itu bisa dalam arti menjawab pertanyaan yang kita ajukan, memberi tips2x, semangat dll. Kalau mereka memberikan sesuatu yang positif, mungkin mereka memang sahabat kita. Tapi klo seringan diem klo ditanya terus mereka jawab asal2xan mungkin mereka nggak mau jadi sahabat kita.

    Klo masalah gampang atau nggak jadi sahabat sih saya rasa cocok atau nggak itu krn sifat masing2x bukan karena media online atau offline, tapi bisa juga cocok krn sifatnya sama2x suka online :P

  2. widarta Says:

    80 % waktu yang aku habiskan dengan temen online..
    50% percakapan juga online
    80% temen baruku juga dari online
    sayang pacar yang aku dapat dari dunia online baru 0 %..
    kekekeke..
    [statistik tidak dapat dipertanggung jawabkan]
    *** kaburrrr

  3. ronald Says:

    hahaha.. saya termasuk ni dalam teman online nihh
    setiap hari online yang ngeliat pandi ampe nggak tidur ampe 4hari katanya..
    wadohhh gmn ya itu mata rasanya
    Ampun DJ dahh kl ngikutin pandi.. nggak bakalan sanggup lita dia begadang

  4. Rien Says:

    saya hanya menanggapi : “apakah mungkin mengembangkan ikatan dengan orang-orang secara online karena kadang lebih mudah bertukar pikiran dalam bentuk tulisan?”
    itulah bagi saya transfer ilmu yang paling efektif, lewat membaca dan menulis…

    salam kenal balik, terima kasih udah mau berkunjung keblog saya:)

  5. Pandi Says:

    wah dah banyak nihh xixixix :-)

    wah asik asik asik :d/ woro woro om widharta mesti ikut kursus perlendiran juga kayaknya =)) buat ronald jangan buka kartu dong ;)) buat rien sama sama sering sering dateng yaa :-*

  6. sa-nur-trie Says:

    kalo menurut aku seh persahabatn dunia “nyata” dengan dunia “virtual”tuh sama aja kok….siapa bilang ga bisa pergi makan bareng….kan sekarang ada yg namanya note book alias laptop lo ga harus terkukung di rumah depan pc lo.n sahabatan virtual juga bisa berkembang kok.klo soal apakah persahabatan nya akan berubah setelah mrk ketemu itu tergantung individu masing*.ada yg tetep berlanjut berstatus sahabat n bahkan ada yg lebih:).bisa juga malah ga ada kontek lg setelah itu.sebagai catetan ya:orangyg selalu membalas chat kita saat online blom tentu akan jd sahabat virtual yanglebih baik dibanding yg banyak diem.karena kan tiap orang beda*.emang ada yg tipe penyimak(pembaca atau mungkin pendengar) ada yg tipe siaran radio 24 jam.

  7. Pandi Says:

    :-? gw tipe yang mana yaa, mudah mudahan aja jadi tipe penyimak, psikolog gitu loch B-)

Leave your comment

Try to Read the post first.. if your comment not connected I will delete it, and if that so, try it one more time. this is do follow comment field so try the best as you can ^_^

Pandi Nurdiansyah is | powered by WordPress. Design by Nofie Iman | Pandi Nurdiansyah.

>