Posts | Comments

input, input, input dan input adalah kata yang selalu terngiang di otak gw sekarang. judul dari postingan ini gw dapet dari album grup band progresif Dream theatre. [...] im learning all about my live by looking trough your eyes[...] mungkin sisa sisa memory itu masih terbayang. tapi ya kenyataan hanya bisa dikenang [...]looking trough her eyes[...] apalah jadinya kita sekarang [...]our deeds had travel far, what we have been is what we are[...]

:D anda pernah merasakan hal yang sama rindu pada memory yang telah lalu :-/ namun memori telah menjadi sebuah ruang yang hanya bisa dinikmati seperti kita mengunjungi sebuah musium [...]my mind take desire[...] ada luka ada duka namun yang tersisa cuma kebekuan kebekuan semu, karena kotak pandora telah terbuka, dan semua luka tak akan bisa ditutup kembali. [...] i never resist my self how matter how hard i try[...]

masjid-kampung-utan.jpg

yang teringat hanyalah rumah, tempat paling nyaman dimana aku bisa beristirahat untuk selamanya [...] and it called home[...] kenapa dibilang nyaman [...] because i believe after we die the spirit carries on[...]

4 Comments to “Scenes from a memory”

  1. Surya Says:

    Jadi nyadar 2 hari ini suka banget dengerin lagu yang agak lama. Ternyata lagi mengenang masa2x sebelumnya :)

  2. pandi merdeka Says:

    hehehe waduh surya xixixixixixiix iyalah… tapi gw kayaknya nggak make kata mengenang tapi melihat, karena masa lalu udah beku dan tinggal dilihat sebagai barang yang dimiliki… tinggal kenangan.

  3. ronndar Says:

    wadohh ni mas pandi kayaknya ada berbagai altenatif ni bilang kayak gini..
    masa lalu tinggal kenangan itu bisa karena yang lalau itu memang bahagia sekali akhirnya selalu terkenang di otak
    dan yang kedua karena sebahagian masa lalunya tidak bisa tercapai yang akhirnya pupus dahh..
    hahaha
    sok tau yahh aku

  4. luvie Says:

    sepertinya pas lagi posting lagi melow banget perasaannya.. 8->

Leave your comment

Pandi Nurdiansyah is | powered by WordPress. Design by Nofie Iman | Pandi Nurdiansyah.