Posts | Comments

Archive for January, 2008

rantaian_makanan-punya-andalasdejava.gif

masih inget nggak sama gambar yang di atas. gambar diatas menjelaskan tentang rantai makanan dimana peristiwa makan memakan terjadi. ada produsen – konsumen tingkat 1 – konsumen tingkat 2 – konsumen tingkat 3. hal ini tentu saja menjadikannya sebagai skema berputar dan skema ini tentu sangat menguntungkan bagi organisme yang omnivora. ketika rantai makanan terputus, karena dia omnivora maka organisme tersebut dapat mencari subtitusinya dengan cepat. akan tetapi, bagaimana carnivora dan herbivora.

rantai-makanan-punya-mbak-dini.jpg

ketika saya melihat rantai makanan ini saya menganalogikannya dengan sistem market dimana produsen seperti petani – untuk produsen beras, singkong, kedelai, dan banyak lagi yang lainnya. anda tentu tau petani, dengan siklus panennya 6 bulan sekali, itupun jika lancar lancar saja. bagi petani panen tentu sama dengan gaji. ketika seorang petani hanya mampu gajian 2 kali setaun dan pekerja kantoran bisa 12 kali setaun,,, kira kira anda akan memilih yang mana. menjadi seorang petani atau bekerja di perkantoran. selain hanya panen 2 tahun sekali. petani juga merupakan pekerjaan yang berat. khususnya di negara negara berkembang. petani ini masih banyak yang menggunakan alat alat tradisional, dalam dunia industri pemanfaatan mesin digunakan sebagai efisiensi baik dari segi tenaga dan waktu. demikian juga halnya terjadi pada nelayan. hal ini tentu menyebabkan orang orang untuk melarikan diri dari pekerjaan yang sangat mulia ini. asal bisa bekerja dengan gaji lebih besar tentu semuanya akan terasa mudah. beras tinggal beli. tak usah menunggu enam bulan lagi, tinggal impor. ikan, tinggal impor, semuanya tinggal impor.

belum lama kemarin tepatnya tanggal 14 Januari 2008 terjadi demo besar besaran kurang lebih 5000 pengrajin tempe berdiri di depan istana negara mengadukan bahan baku kedelai yang naik kepalang tinggi. sebenarnya mudah jika para pengrajin ini ingin mendapatkan untung dengan menaikan harga akan tetapi mereka tidak bisa karena berpikir konsumen tidak mampu membeli. hal ini tentu bukanlah keputusan sederhana dari dinasti Tempe, namun ada pertimbangan yang matang didalamnya. kesadaran bahwa sebagian besar masyarakat hidup di bawah garis rata rata. pemerintah membela diri tentunya dengan menyatakan bahwa harga kedelai di pasar dunia melonjak, sementara produksi dalam negeri hanya sepertiga kebutuhan nasional. (kompas, 27 Januari 2008) lalu kenapa tidak kita tanam saja. toh negeri kita negeri agraria dari sejak jaman dulu kala sudah terkenal dengan sebutan swarna dwipa dan jaya dwipa, bukankah kita dijajah juga karena rempah rempah kita. pemerintah punya otoritas untuk itu dan kenapa itu tidak dilakukan.

Petani, Nelayan nama mereka jarang disebut. namun gw yakin suatu saat Petani dan Nelayan lah yang paling disanjung, gw makan beras hasil jerih payahlo :D gw makan ikan hasil keringatlo :D dan gw nggak mungkin gantiin itu seharga uang yang gw bayar ke elo.

untuk alasan ekonomi makro maupun mikro tidak ada satupun negara mampu mempertahankan proses pertumbuhan cepat ekonominya secara berkesinambungan tanpa pertama-tama memecahakan masalah ketahanan pangan

((The Macroeconomics of Food and Agriculture, 1998) Peter Timmer Ahli pertanian Indonesia dari Amerika Serikat)

Desa harus jadi kekuatan ekonomi
Agar warganya tak hijrah ke kota
Sepinya desa adalah modal utama
Untuk bekerja dan mengembangkan diri

Walau lahan sudah menjadi milik kota
Bukan berarti desa lemah tak berdaya
Desa adalah kekuatan sejati
Negara harus berpihak pada para petani

Entah bagaimana caranya
Desalah masa depan kita
Keyakinan ini datang begitu saja
Karena aku tak mau celaka

Desa adalah kenyataan
Kota adalah pertumbuhan
Desa dan kota tak terpisahkan
Tapi desa harus diutamakan

Di lumbung kita menabung
Datang paceklik kita tak bingung
Masa panen masa berpesta
Itulah harapan kita semua

Tapi tengkulak tengkulak bergentayangan
Tapi lintah darat pun bergentayangan
Untuk apa punya pemerintah
Kalau hidup terus terusan susah

(dikutip dari lagu Desa ciptaan Iwan Fals
album Manusia Setengah Dewa 2004)

pic source : riandini, andalas de java

**Jika anda suka artikel ini pertimbangkan diri anda untuk mendaftar pada rss penuh saya atau mendaftarkan email anda supaya post langsung terkirim ke kotak surat e-mail anda.

ayu mariyuana

kemarin malam ada nasi bungkus. =P~ langsung aja disantap. ternyata di dalam nasi bungkus itu ada nama seorang anak dan ternyata nasi bungkus itu adalah nasi dari walimah (hajatan atau syukuran) aqiqah anak yang baru lahir. hehehe enak =P~ gule kambing ama satenya banyak :))

“setiap anak digadaikan dengan aqiqahnya, ia disembelih (binatang) pada hari ke tujuh dari hari kelahirannya, diberi nama dan dicukur kepalanya” (HR. Tirmizi, Nasa’i dan Ibnu Majah dari Samirah).

wah apa ya aqiqah :-? setelah ditelusuri ternyata aqiqah merupakan suatu bentuk realisasi rasa syukur seorang bapak atas lahirnya sang anak. nah makna aqiqah sendiri adalah memutus atau memotong istilahnya menyembelih kambing untuk anak yang baru dilahirkan pada hari ke tujuh. nah untuk kambingnya dah ditentuin khusus kalo buat aqiqah usia kambingnya harus yang dua tahun, sehat, tidak cacat, buta, perfectlah pokoknya. dan untuk cowo kambing yang mesti dipotong itu 2 ekor sedang kalo anaknya cewe satu ekor. nah semalem itu anaknya cowo.

tapi tentu aja walaupun bagusnya pada hari ke tujuh karena ngikutin sunah nabi tapi aqiqah sifatnya nggak menyusahkan yang penting pada hari ketujuh itu anaknya dah dikasih nama and dah dicukur rambutnya. dikasih nama biar enak manggilnya nggak entong entong lagi :)) sedangkan dicukur rambutnya biar syaraf syaraf kepala si bayi jadi kuat dan menghindarkan penyakit karena rambut bawaan si bayii.. kalo bayinya dah botak gimana ya…:-? tetep dicukur deh kayaknya soalnya biar syaraf kepalanya kuat ;) and kambingnya menyusul kalo dah ada rejeki karena hukumnya sunah muakkadah. :D gw aja kalo nggak salah motong motong kambingnya pas umur empat tahun. :-? lupa juga si gw :))

nah kalo jadi ada kambingnya pas hari ke tujuh, bapaknya mesti motong sendiri tuh kambing. terus dagingnya di bagi ama fakir miskin, kerabat, tetangga and boleh dimakan sendiri tapi ngga boleh lebih dari sepertiganya.

“Aku perlindungkan… Engkau (wahai bayi) dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap godaan Syaitan dan racun dan setiap pandangan yang penuh kebencian”.

Judul foto ayu mariyuana oleh Aden Senja (anggota Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra)

wahh malem malem sekitar jam satuan, walaupun dalam kondisi invis di Yahoo Mesengger gw dapet message dari temen gw yang isinya

[...] kenapa kami < ANAK PUNK> selalu di sebut sampah masyarakat………apakah kmi bersalah dengan mereka yg menyebut kita sampah masyarakat???????? apakah kmi mengganggu kalian?????????? saya sebagai anak PUNK cuma ingin bilang KAMI <ANAK PUNK > bukanlah sampah masyarakat KAMI sama dengan kalian yg ingin mencari kebebasan dalam negara yg kacau balau ini yg menghalal kan segala cara untk mendapat kan kejayaan semu………. skali lagi saya ucap kan bahwa KAMI BUKAN SAMPAH MASYARAKAT INGAT ITU[...]

dari id Yahoo Mesengger temen gw itu sebenernya dia ngaku beraliran reagea tapi kok ngomongin punk ya. apa dia juga ikut jadi anak punk atau cuma sekedar suka sama pola pikir anak punk dan akhirnya nulis itu di YM. :-? bingung juga ya. tapi apa bener anak punk itu sampah masyarakat. gw coba dig dulu. apa kata google tentang anak punk. :D

buattabubuta.jpg

[...]Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik. Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker. Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.[...] wiki

punk di Indonesia juga ada lo dibahas [...]Berbekal etika DIY, beberapa komunitas punk di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Malang merintis usaha rekaman dan distribusi terbatas. Mereka membuat label rekaman sendiri untuk menaungi band-band sealiran sekaligus mendistribusikannya ke pasaran. Kemudian usaha ini berkembang menjadi semacam toko kecil yang lazim disebut distro. CD dan kaset tidak lagi menjadi satu-satunya barang dagangan. Mereka juga memproduksi dan mendistribusikan t-shirt, aksesori, buku dan majalah, poster, serta jasa tindik (piercing) dan tatoo. Seluruh produk dijual terbatas dan dengan harga yang amat terjangkau. Dalam kerangka filosofi punk, distro adalah implementasi perlawanan terhadap perilaku konsumtif anak muda pemuja Levi’s, Adidas, Nike, Calvin Klein, dan barang bermerek luar negeri lainnya.[...]

so apakah punk adalah sampah masyarakat atau lebih kepada sekelompok anak muda yang kreatif dan coba membahasakan hidup dengan bahasanya sendiri :?: :D

Judul foto buattabubuta oleh Aden Senja (anggota Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra)

mungkin temen temen dah nggak asing lagi dengan istilah referal. secara fungsional emang kayak upline di MLM. kadang otak kita beranggapan negatif tentang sistem referal, mengambil untung dari pekerjaan orang lain. tapi apakah iya seperti itu keadaannya :-/ kalo gw bilang nggak. emang, kebanyakan program referal ngasih bonus untuk orang yang bisa ngajak orang laen. tapi kalo emang uplen itu paham posisi dia dimana, dia akan terus memantau kesulitan referalnya, dan memberikan masukan masukan supaya bisa sukses bersama. bonus yang diberikan gw pikir lebih tepatnya disebut sebagai reward, atas usaha sang uplen menjaga referal-referalnya untuk tetap semangat mengikuti program tersebut. sehingga terjadi simbiosis mutualisme. kenapa saya sebut simbiosis! pertama akan selalu ada budaya untuk menjaga. baik dari uplen, referal, dan referal dibawah referal. perusahaan yang notabene memiliki pekerja virtual pun tidak perlu repot lagi mengadakan pelatihan untuk para pekerja virtualnya.

di tengah maraknya program afiliasi. so gw gw cuma bisa bilang jangan takut jadi referal gw… tenang!! ;))

maybe i should tell u about the tittle post :D . A few days ago recently my other blog have been marked as spam by blogger :(( . maybe this is the problem caused by lot of blog walking on a day :D . nor shock or anxiety in my mind B-) , with a calm heart i follow the instruction to send the blogger a letter reconsidered the mark. so in six hour that mark was gone. cause i can sure my self and blogger that i comment in other blog just for fun, reward and friend, nothing less. ;))

so not long ago, I’ve been surprised seeing the incoming link, from nicoleb, she is a photographer, and nice woman! thanks for the link and all the kind.

so Nicole, when u start to teach me about photography. :-/:D

Pandi Nurdiansyah is | powered by WordPress. Design by Sbobet | Pandi Nurdiansyah.