masih inget nggak sama gambar yang di atas. gambar diatas menjelaskan tentang rantai makanan dimana peristiwa makan memakan terjadi. ada produsen – konsumen tingkat 1 – konsumen tingkat 2 – konsumen tingkat 3. hal ini tentu saja menjadikannya sebagai skema berputar dan skema ini tentu sangat menguntungkan bagi organisme yang omnivora. ketika rantai makanan terputus, karena dia omnivora maka organisme tersebut dapat mencari subtitusinya dengan cepat. akan tetapi, bagaimana carnivora dan herbivora.
ketika saya melihat rantai makanan ini saya menganalogikannya dengan sistem market dimana produsen seperti petani – untuk produsen beras, singkong, kedelai, dan banyak lagi yang lainnya. anda tentu tau petani, dengan siklus panennya 6 bulan sekali, itupun jika lancar lancar saja. bagi petani panen tentu sama dengan gaji. ketika seorang petani hanya mampu gajian 2 kali setaun dan pekerja kantoran bisa 12 kali setaun,,, kira kira anda akan memilih yang mana. menjadi seorang petani atau bekerja di perkantoran. selain hanya panen 2 tahun sekali. petani juga merupakan pekerjaan yang berat. khususnya di negara negara berkembang. petani ini masih banyak yang menggunakan alat alat tradisional, dalam dunia industri pemanfaatan mesin digunakan sebagai efisiensi baik dari segi tenaga dan waktu. demikian juga halnya terjadi pada nelayan. hal ini tentu menyebabkan orang orang untuk melarikan diri dari pekerjaan yang sangat mulia ini. asal bisa bekerja dengan gaji lebih besar tentu semuanya akan terasa mudah. beras tinggal beli. tak usah menunggu enam bulan lagi, tinggal impor. ikan, tinggal impor, semuanya tinggal impor.
belum lama kemarin tepatnya tanggal 14 Januari 2008 terjadi demo besar besaran kurang lebih 5000 pengrajin tempe berdiri di depan istana negara mengadukan bahan baku kedelai yang naik kepalang tinggi. sebenarnya mudah jika para pengrajin ini ingin mendapatkan untung dengan menaikan harga akan tetapi mereka tidak bisa karena berpikir konsumen tidak mampu membeli. hal ini tentu bukanlah keputusan sederhana dari dinasti Tempe, namun ada pertimbangan yang matang didalamnya. kesadaran bahwa sebagian besar masyarakat hidup di bawah garis rata rata. pemerintah membela diri tentunya dengan menyatakan bahwa harga kedelai di pasar dunia melonjak, sementara produksi dalam negeri hanya sepertiga kebutuhan nasional. (kompas, 27 Januari 2008) lalu kenapa tidak kita tanam saja. toh negeri kita negeri agraria dari sejak jaman dulu kala sudah terkenal dengan sebutan swarna dwipa dan jaya dwipa, bukankah kita dijajah juga karena rempah rempah kita. pemerintah punya otoritas untuk itu dan kenapa itu tidak dilakukan.
Petani, Nelayan nama mereka jarang disebut. namun gw yakin suatu saat Petani dan Nelayan lah yang paling disanjung, gw makan beras hasil jerih payahlo
gw makan ikan hasil keringatlo
dan gw nggak mungkin gantiin itu seharga uang yang gw bayar ke elo.
untuk alasan ekonomi makro maupun mikro tidak ada satupun negara mampu mempertahankan proses pertumbuhan cepat ekonominya secara berkesinambungan tanpa pertama-tama memecahakan masalah ketahanan pangan
((The Macroeconomics of Food and Agriculture, 1998) Peter Timmer Ahli pertanian Indonesia dari Amerika Serikat)
Desa harus jadi kekuatan ekonomi
Agar warganya tak hijrah ke kota
Sepinya desa adalah modal utama
Untuk bekerja dan mengembangkan diri
Walau lahan sudah menjadi milik kota
Bukan berarti desa lemah tak berdaya
Desa adalah kekuatan sejati
Negara harus berpihak pada para petani
Entah bagaimana caranya
Desalah masa depan kita
Keyakinan ini datang begitu saja
Karena aku tak mau celaka
Desa adalah kenyataan
Kota adalah pertumbuhan
Desa dan kota tak terpisahkan
Tapi desa harus diutamakan
Di lumbung kita menabung
Datang paceklik kita tak bingung
Masa panen masa berpesta
Itulah harapan kita semua
Tapi tengkulak tengkulak bergentayangan
Tapi lintah darat pun bergentayangan
Untuk apa punya pemerintah
Kalau hidup terus terusan susah
(dikutip dari lagu Desa ciptaan Iwan Fals
album Manusia Setengah Dewa 2004)
pic source : riandini, andalas de java
**Jika anda suka artikel ini pertimbangkan diri anda untuk mendaftar pada rss penuh saya atau mendaftarkan email anda supaya post langsung terkirim ke kotak surat e-mail anda.










Categories