Posts | Comments

tentu nggak bakalan diraguin lagi kalo kita pasti pernah denger lagunya nenek moyang ku seorang pelaut. setelah googling sana sini masih belum ketemu juga yang nyiptain lagu nenek moyangku itu tapi menurut tafsiran gw selain dulu Indonesia jadi kawasan jalur sutra dan merupakan kawasan maritim indonesia juga merupakan pekerja keras.

tidak dapat dipungkiri juga bahwa kita dijajah karena kekayaan alam kita.. rempah-rempah terutama. yang kemudian terkenal diseantero dunia dengan kata Swarnadwipa dan jayadwipa. lalu ketika sekarang ini kita dilanda untuk kesekian kalinya dengan masalah BBM seperti tidak ada lagi alternatif energi lain yang lebih murah dari BBM. Mungkin alasan klasiknya adalah energi tersebut jatuh lebih mahal dibanding BBM, bisa jadi hal ini terjadi karena Bahan bakar alternatif ini belum diproduksi secara masif dan terkoordinis. contoh saja minyak jelanta yang notabene pekat hitam … sudah mulai dijadikan bahan bakar alternatif di Amerika dan Jerman.

kalo gw berandai andai boleh yaa ;;) misalkan aja ada seorang yang mau produksi minyak jelanta secara masif.

mungkin permasalahan terbesar ketika memproduksi minyak jelanta adalah harga minyak (CPO) yang sudah menjadi komoditas dunia akan menjadi mahal juga karena dijadikan BBM permintaanya akan naik.. sesuai prinsip cost and demand. ;;)

yang kedua yang gw tau :-? adalah buah jarak (jatropha carcus) kenapa ini dijadikan green solution juga karena seperti di bilang koesplus tanah kita ini tanah surga and juga karena buah jarak lebih mudah menanamnya dibandingkan dengan kelapa sawit. namun ketika melihat perhitungan ini dan ternyata lebih mahal di bandingkan harga BBM setelah kenaikan 6600 :(( atau ini juga dampak dari produksi yang belum dilakukan secara masif :-/

yang ketiga adalah singkong.. ;)) balik lagi ke lagu ke lagu koesplus yang bilang tanah kita tanah surga tongkat ditanam aja tumbuh.. and it prefer to singkong :D.. lucu juga ketika temen gw bilang kalo singkong itu yang bikin bengawan solo kebanjiran karena saking banyaknya singkong. orang orang di kaki gunung kelud juga menjadikan singkong sebagai pangan utama karena singkong adalah tanaman yang tidak butuh banyak air. prinsip utama singkong berbeda dari buah jarak yang ke arah biodiesel kalo singkong lebih ke arah bioetanol.. atau lebih gampangnya pengganti premium :D

kalo ngeliat caranya sih gw nggak paham :)) belum ngedalemin fisika banget gw .. bahkan kalo ngeliat artikel Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ini sepertinya memang BBM alternatif kurang mendapat sorotan pemerintah.. coba kalo diantara BBM ini ada yang diproduksi secara masif gw yakin harganya bakalan murah kok .. ayo dong plzz… masa kita mau kalah sama Filiphina

5 Comments to “antara BBM dan nenek moyangku yang seorang pelaut”

  1. bocah Says:

    Hehehehe mari kita kerja lebih giat lagi :D untuk menghadapi naiknya harga BBM

  2. jimmy Says:

    katanya sekarang bisa bbm buat mobil pake air.. ah tapi gak mungkin ya..

    jimmy’s last blog post..Gambar Latar Belakang Untuk AdSense

  3. Pandi Says:

    @ om jimmy

    mungkin aja si om … kemajuan buat teknologi … apa yang nggak mungkin :D tapi kalo menurut gw om permasalahan crusial yang lagi dikejar sekarang dikerucutkan jadi pengganti BBM yang murah untuk rakyat. :D

  4. pututik Says:

    #jimmy: bisa kok dan sebagai bukti yang paling kecil adalah aki yang menggerakkan dinamo motor :P Teknologi makin berkembang dan yang jadi metode adalah merubah satu materi ke energi.

    pututik’s last blog post..Ireland Hotels

  5. Ruud Says:

    Sagu juga bisa mas…
    Sagu dimasak dulu terus dimakan. Nah, yang udah makan sagu terus ngonthel sepeda aja. Jadi nggak usah pake bensin… :)

    Ruud’s last blog post..Portable 360 Garmin Nuvi GPS Navigator with Bluetooth

Leave your comment

Pandi Nurdiansyah is | powered by WordPress. Design by Nofie Iman | Pandi Nurdiansyah.