tulisan ini ditulis oleh penulis tamu ahmad zarkasyi doank

wanita, gadis, perawan serta sebutan lainnya yang seakar merupakan tonggak sejarah peradaban manusia pada umumnya. sejarah telah mencatat berjuta karya tentang seorang wanita yang dapat kita temukan dalam berbagai tulisan, lukisan, dan lain-lain. kawan tahukah siapa wanita itu, apa, serta untuk apa? jawab sendiri?
Banyak orang mendeskripsikan tentang wanita ini tampil kepermukaan dengan berbagai macam corak dan ragam. Jika kita melihat lebih jernih lagi akan ciptaan Tuhan yang satu ini memang hadir dalam kondisi yang serba berbeda dalam bentuk fisik maupun kepribadian. Wanita dilahirkan sama seperti makhluk-makhluk lainnya yang ada di muka bumi ini sebagai seorang makhluk, sang pencipta memberikan ruang yang akan ditempatinya. Inti penciptaan mahluk di muka bumi ini tidak lain dan tidak bukan untuk menjalankan roda kehidupan yang telah ada dan diciptakan. Akan tetapi, akankah ini berjalan sesuai dengan kodrat yang mereka punya sejak awal penciptaan?
Kita semua sepakat bahwa wanita adalah jenis kelamin yang dimiliki dalam bentuk fisik yang berbeda serta tentunya karakteristik yang berbeda dari lawan jenis wanita itu sendiri yaitu laki-laki/pejantan dan lain-lain. Namun, apakah ini yang dapat dikatakan sebagai perbedaan? Sebuah perdebatan diskrus tentang wanita pun menuai berbagai perbedaan yang mengarah pada kekaburan akan makna dan esensi wanita itu sendiri. Kawan, kita setidaknya teringat akan siapa yang melahirkan, menyusui, mendidik serta membesarkan kita semua ia adalah wanita yang kita perdebatkan dalam sebuah diskrus penting untuk memberikan posisi terhadap dirinya dalam berbagai kacamata kehidupan yang ada pada kita semua, seperti wanita dalam keluarga, masyarakat, politik, dan lain-lain.
Terlepas dari berbagai kepentingan yang mencoba mendeskripsikan wanita. Setidaknya kita tetap dalam makna yang ada di dalamnya. Bukan yang ada diluar itu semua kawan. wanita adalah mahluk ciptaan Tuhan yang teramat agung dan mulia ini semua terbukti dalam kitab-kitab suci yang ada sebagai pegangan manusia; injil, dan kawan-kawan. Jika tidak mereka yang menyatakan Ateis pun mempunyai pemaknaan yang teramat kepada wanita kawan?
Ketika wanita lahir ke muka bumi ini ia pun tidak tahu apa yang akan terjadi padanya baik itu yang bersifat baik maupun sebaliknya. Namun, pada kenyataannya kehidupan memang menjadi teka-teki yang nyata bagi kita semua. sebagai contoh mereka yang lahir tentunya tidak menginginkan akan sebuah keterpurukan hidup. Ini selintas wajar bagi sebuah kata tujuan hidup, akan tetapi bagi sebuah perjuangan hidup ini bukan harga mati bagi mereka yang ingin bangkit dari keterpurukan. Bagi seorang yang berkarir tentu akan merasa hidup dalam sebuah surga dunia. Berbeda dengan mereka yang tak pasti dalam kata hidup contoh menarik dari wanita adalah mereka yang ada dalam perdebatan. Lonte akrab dalam telinga kita atau jablay dalam bahasa keren, WTS dalam bahasa baku. Ingatkah kau kawan siapa mereka yang mampu menyalurkan daya ereksi kita semua dalam harga yang pasti, hidup dalam berbagai cacian, kutukan manusia, bahkan Tuhan yang Maha Suci itu pun telah menilai mereka. Taukah kau kawan apakah seburuk itu mereka dalam roda kehidupan yang mana mereka mempunyai sisi andil dalam perputaran itu? harga murni yang kita dapat adalah jika kita menjadi seorang dari pada mereka apakah kita akan setuju, atau bertahan seperti apa yang mereka lakukan. jawab…jawab…! keluarkan seluruh unek-unekmu……
Mari sama-sam kita mengheningkan cipta sejenak untuk seorang wanita.
Categories