This Article below written by Guest Writer Luvie Melati :
Script?? Pernah denger kata-kata ini?? Script AKA Skenario. Hmm.. tumben-tumbenan nih.. di blog ini ngebahas soal script. Scriptwriting atau penulisan skenario adalah sebuah dunia yang menggerakkan jalannya roda entertaiment. Hampir semua hal di dunia entertaiment butuh script (terutama film).
skenario sendiri tuh apa sih.. kalau dari bukunya misbach yusa biran, “Skenario adalah sebuah desain penyampaian cerita dengan media film”. Cuma saya sih lebih suka mengartikan “skenario sebagai alat untuk memproduksi sebuah cerita dalam bentuk visual, dimana didalamnya terdapat unsur-unsur, verbal (dialog), setting, pergerakan tokoh (action), sampai ke emosi”. Skenario menjadi sebuah alat menyatukan semua bagian yang ada dalam proses pembuatan film. Sutradara, bidang artistik, properti, sampai ke artis tentunya, butuh script untuk tau bagaimana film yang akan mereka buat nantinya.
Menulis skenario tidak lah rumit. Hanya butuh banyak latihan. Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian menarik dalam hidupnya. Entah itu menyenangkan, menyedihkan, membuat marah, ataupun sakit hati. kita pasti suka menuliskan kejadian-kejadian menarik itu dalam blog. Sebenarnya kita menjadikannya pundi-pundi uang, dengan menjual cerita itu dalam bentuk skenario untuk di visualisasikan (difilmkan).
Semua orang bisa kok jadi penulis skenario. Banyak buku dan media untuk belajar nulis skenario. Kita bisa belajar dengan berlatih membuat cerita di blog tentang kejadian kita sehari-hari, namun kita tekankan pada dramatisasi tentang inti kejadian itu. misalkan hari ini kita mengalami kejadian yang menyedihkan. Misalnya di kejar-kejar oleh anjing, kecopetan tapi malah di sangka copet, sampe kecebur got terus ketabrak mobil. Namun semua kejadian itu terjadi di sore hari. Nah.. kejadian-kejadian penting itu yang mesti kita gambarkan. Satu hal yang mesti sangat di perhatikan adalah perlunya menempatkan diri sebagai penonton. Bagaimana kita bisa menceritakan sebuah film agar bisa di nikmati oleh penonton. Sebagai pelaku asli (klo film itu adalah dari pengalaman pribadi) tentunya, kita bisa sangat menikmati semua itu. scriptwriter (penulis skenario) yang baik adalah penulis yang bisa benar-benar menggambarkan sebuah cerita dengan baik, detail dan jelas apa maksud dan kejadiannya. Agar orang-orang yang terlibat dalam pembuatan film itu bisa mewujudkan imajinasi scriptwriter itu.
Enak loh, jadi seorang scriptwriter. Kita bisa berimajinasi apapun. Dan mewujudkan imajinasi itu dalam bentuk tulisan. Nanti tim dari film maker akan bisa membantu kita mewujudkan imajinasi kita itu.. kita bisa menggambarkan seorang pria yang dari luar terlihat gagah perkasa namun sebenarnya dia adalah seorang penakut dan seorang gay yang berhati sangat lembut. Atau kita bisa membuat kisah seorang pria yang buta sejak kecil dan diberi anugrah bisa melihat, namun dia sendiri kebingungan dengan anugrah penglihatan yang di terimanya itu. dia malah nggak bisa menggunakan kemampuan melihatnya dan terkaget-kaget dengan semua yang baru di lihatnya itu. itu Cuma sekedar contoh cerita yang bisa kita buat.. macem-macem banget, kan. so.. tunggu apa lagi.. membuat skenario itu mengasikkan, kan, loh..
**Jika anda suka artikel ini pertimbangkan diri anda untuk mendaftar pada rss penuh saya atau mendaftarkan email anda supaya post langsung terkirim ke kotak surat e-mail anda.








February 15th, 2008 at 12:29 pm
pertamaaaaaaaaaaaxxx…
waaah.. tulisan gue di muat..
makasih pandi.. 
tapi makasih banget.. tulisan gue udah di muat.. :”> sebuah kehormatan buat gue.. makasih.. makasih.. 
hehe.. walaupun gue bikinnya sambil ngomel-ngomel setengah gak rela gara-gara pandi pake ngambek..
makasih juga ya, udah “memaksa” gue untuk rajin posting di blog.. Thank you pandi..
luvie’s last blog post..apalah artinya sebuah nama..
February 15th, 2008 at 3:01 pm
usul:
blognya pandi ini kl di scroll kok terasa berat yah.
beda ma website2 yang lain, mungkin gara-gara javascript yang ada diatas dan ngikutin kemana kita scroll itu yah.
ogi’s last blog post..Mak, Internet mau dateng ke desa kita!
February 15th, 2008 at 4:54 pm
pertanyaan selanjutnya, kalau kita sudah punya ide dan menulis script, terus ke mana kita “submit” script itu? kita kasih ke siapa? gimana caranya supaya script kita itu gak dibajak / diakui sebagai bikinan orang yang kita kasih script kita itu?
jimmy’s last blog post..Peter Menjawab dengan Virtual Tarot
February 15th, 2008 at 8:50 pm
@jimmy : mendingan sih di kasih langsung ke PH. masalah pembajakan kayak gitu emang suka bikin bete. cuma kalau kita terlalu takut untuk mencoba karena takut karya kita di bajak, kita nggak akan maju, bukan???
luvie’s last blog post..apalah artinya sebuah nama..
February 16th, 2008 at 5:05 am
wah gw belum comment nihh
@ om ogi
kok di tempat gw lancar lancar aja yaa.. makasih om buat pemberitahuannya.. kalo nggak kepake mending gw buang aja deh
@ jimmy
sama aja yaa 
wahh iya tuh sering banget.. kalo temen gw yang udah sering kasih ke PH yang dah bener bener di percaya. caranya… kata dia sih coba satu satu
February 16th, 2008 at 5:29 am
okeh
Doedoelz Garoetz’s last blog post..operatorwarnet.blogspot.com
February 16th, 2008 at 6:03 am
hmm…… saya kelas 2 sma dulu buat film bersama temen-temen. lucu banget deh filmnya wekekeek. mau upload males banget
bocah’s last blog post..Mengapa memilih bisnis online daripada menjadi karyawan ?
February 16th, 2008 at 9:54 am
jadi inget pas kuliah dulu. ikut lomba bikin film tapi blas tanpa modal, kamera aja enggak punya. asal nekat aja…..
lutfi rifai’s last blog post..Testing Internet pake IndosatM2
February 17th, 2008 at 6:39 am
wah kok dah pada pernah bikin film semua sih
gw kan belum pernahh
March 11th, 2008 at 1:11 pm
[...] sekali kalo film ini mengejar key selling point yang sedang heboh dalam dunia perfilman Indonesia (pandangan subjektif lagi ) karena betul-betul [...]