Posts | Comments

nah kayak gw omongin di postingan yang lalu di judul websites degree sebenernya ini merupakan sambungan karena degree nantinya akan memudahkan accessibility

3.1 apakah semua atribut alt sudah digunakan untuk mendeskripsikan semua citra atau gambar?

selalu iringi setiap non text element dengan text yang sesuai (”alt”, “longdesc”, atau langsung di contentnya). semua yang menyangkut:gambar, presentasi text grapis (termasuk simbol), bagian map gambar, animasi (gif), applet dan objek program, ascii, frame, script, gambar yang digunakan sebagai bullet, spacer, tombol, suara (yang dimainkan dengan atau tanpa interaksi user), stand-alone audio file, dan video.

3.2 Apakah situs/blog sudah menggunakan unit yang relatif ketimbang unit absoulute untuk text ?

gunakanlah unit yang relatif dari pada yang absolute dalam nilai atribut markup language dan nilai property style sheet.

ada tiga hal sebenarnya yang ditekankan yaitu tentang penjelasan perubahan bahasa yang ada dalam sebuah text hal ini akan memudahkan bagi orang orang yang membaca dengan braille translation software sehingga software tersebut dapat memunculkannya dengan karakter yang benar begitu juga bagi penguna speech synthesizer yang akan memunculkan bahasa dalam aksen yang sebenarnya, sehingga kemungkinan kecil terjadi salah artian bagi orang yang menggunakan software tersebut.

sebagai contoh tag html untuk bahasa :

<P>And with a certain <SPAN lang=”fr”>je ne sais quoi</SPAN>,
she entered both the room, and his life, forever. <Q>My name
is Natasha,</Q> she said. <Q lang=”it”>Piacere,</Q>
he replied in impeccable Italian, locking the door.

atau bisa juga menggunakan “xml:lang” sehingga server akan langsung menyajikan dengan bahasa yang telah disajikan.

acronym juga menjadi sesuatu yang penting, jelaskan selalu dalam tag tittle :

<P>Welcome to the <ACRONYM title=”World Wide Web”>WWW</ACRONYM>!

ref:
http://www.w3.org/TR/WCAG10/wai-pageauth.html#tech-relative-units

3.3 apakah layout pecah jika besar font ditambah?

cobalah tes sederhana dalam sebuah browser yang mendukung pertambahan besar font. sekarang tambahkan besar font, lagi dan lagi.. kemudian lihat apakah layout masih rapih? sangat berbahaya bagi seorang developer web untuk berasumsi bahwa browser yang digunakan user menggunakan ukuran font default.

3.4 Apakah situs menyediakan menu skip yang cukup terlihat?

sebuah metode yang memperboleh user untuk men-skip navigasi yang berulang-ulang.

ref:
http://www.section508.gov/index.cfm?FuseAction=Content&ID=12

…pengunjung yang buta bukanlah satu-satunya yang kurang nyaman dengan banyaknya link di area navigasi.
ref:
http://joeclark.org/book/sashay/serialization/Chapter08.html#h4-2020

http://www.niehs.nih.gov/websmith/508/o.htm

3.5 Apakah situs/blog menggunakan form yang mudah diakses?

Form bukanlah sesuatu yang mudah digunakan bagi orang yang memiliki ketidakmampuan.
ref:
http://www.htmldog.com/guides/htmladvanced/forms/

3.6 Apakah situs/blog menggunakan table yang mudah di akses?

untuk data tabel sebaiknya gunakan markup untuk mengasosiasikan cells data dan cells header.

CODE
http://www.w3.org/TR/WCAG10/wai-pageauth.html#tech-table-headers

3.7 apakah anda menggunakan warna yang memiliki kontras sesuai?

pastikan halaman memiliki kombinasi warna yang sesuai ketika dilihat oleh pengunjung yang memiliki deficit warna.

ref:
http://www.w3.org/TR/WCAG10/wai-pageauth.html#tech-colour-contrast

3.8 Apakah warna digunakan pada informasi penting?

Pastikan bahwa semua informasi yang menggunakan warna juga dapat dilihat tanpa warna, semisal konteks atau markup.

ref:
http://www.w3.org/TR/WCAG10/wai-pageauth.html#tech-colour-convey

pada dasarnya ada tiga macam tipe defisiensi warna ; Deuteranope (bentuk defisit dari merah / hijau), Protanope (bentuk lain dari deficit warna merah/ hijau) dan Tritanope (deficit biru/kuning - sangat jarang).

ref :
http://colourfilter.wickline.org/

3.9 Apakah ada respon delay untuk menu menurun (dropdown)?

pengguna yang memiliki kelemahan fungsi motorik akan menemui kesulitan jika di setting terlalu cepat.

3.10 apakah semua link descriptive ?

Text link seharusnya memiliki arti apalagi ketika keluar dari konteks - bahkan jika link itu link sambungan. text link juga harus singkat.

ref:
http://www.w3.org/TR/WCAG10/wai-pageauth.html#tech-meaningful-links

Google Chrome Browser logo

Google Chrome dah pernah denger nama ini belum akhir akhir ini? pasti udah dong, namanya google apa si yang nggak pernah kedengaran dari dia. ;)) judul kali ini diangkat karena insight gw sebentaran tadi ketika nyanyi-nyanyi kecil di kamar mandi.

konsep yang diangkat cukup menarik dan kuat, kayak yang paling gw suka bentuk tab yang di angkat ke atas dan alamat url dibawah tab sehingga membuat kita lebih jeli ngeliat alamat url, soalnya kemarin gw dapet email spam dari alertpay.com yang sebenernya ketika di addres bar jadi aiertpay.com phisingnya dah pro banget kalo yang nggak bener bener jeli pasti dah ketipu.

nah konsep yang lebih menarik lagi adalah engine terpisah yaitu v8 dimana dengan engine ini kemungkinan untuk crash ketika browsing diperkecil dan walaupun crash tab laen nggak bakalan ketutup soalnya tiap tab itu kayak punya ruang geraknya sendiri sendiri. heheh baru baca komiknya soalnya jadi masih seger.

Nah, masalah kenapa google naikin taruhan soalnya pas banget berbarengan sama mozilla 3 yang lagi gencar gencarnya dan release internet explorer 8 duh gila. tapi gw yakin yang terbaik pasti bakal keangkat. temen gw kemaren dah nyobain chrome and menurut pengakuan dia, kecepatan dan ketangguhan masih dipegang oleh mozilla. tapi karena chrome masih dalam tahap beta ya gw yakin nantinya bakalan lebih baik lagi, paling-paling yang pusing cuma web developer and web designer yang mesti nyesuain kinerja situs di tiap tiap browser ;)) . oh iya mudah mudahan google nggak marah ya kalo komik onlinenya gw jadiin pdf soalnya konsep dasar dari chrome itu disajiin renyah banget di komik ini and gw pikir format dalam bentuk pdf perlu banget, karena nggak banyak orang punya waktu online. terus bisa membuat orang lebih selektif dalam memilih browser yang bakalan dipake.

sejujurnya gw belum nyobain karena masih pake xp sp 1 karena chrome minimal di instal di xp sp 2 so baru bisa ngiler doang. oke, untuk komiknya lo bisa download di halaman download page. oh iya kayaknya halaman review bakalan gw munculin lagi tunggu review berikutnya ya :)

Kemarin kita dah bahas to do list for a proper websites dari segi quality codes nah sekarang yang kedua ini tentang tingkatan content ama presentasi nah mungkin to do list kali ini pendek banget karena to do list depan panjang :D yaitu berkaitan dengan aksesibilitas web untuk semua user agent baik itu desktop browser, voice browser, mobile phone, automobile-based personal computer, dan lain lain.

kenapa kita perlu membedakan (tingkatan) antara content (atau kalo kayak gw lebih pahamnya postingan blog) ama presentasi (template blog) karena selain banyak menghemat waktu ketika melakukan update postingan terus juga lebih cepet di baca ama browser.

2. a. Apakah situs sudah menggunakan css untuk semua aspek presentasi (fonts, warna, padding, border, dll) ?

Gunakan Style Sheets untuk mengontrol layout dan presentasi!

sumber terkait: www.w3.org/TR/WCAG10/wai-pageauth.html#tech-style-sheets

2.2 Apakah semua gambar penghias yang ada di web sudah dimasukan ke dalam css (header image, footer image, dll) atau apakah kodenya muncul dalam (X)html?

sasaran utama bagi seorang web developer adalah menghilangkan semua presentasi dari kode html, membuatnya bersih dan secara semantik betul.

sumber terkait : www.maxdesign.com.au/presentation/benefits/index07.htm

Pandi Nurdiansyah is | powered by WordPress. Design by Nofie Iman | Pandi Nurdiansyah.